TANTANGAN

Meskipun telah memiliki strategi komunikasi yang komprehensif, namun tantangan sesungguhnya adalah dalam menggerakkan langkah nyata tim – serta bukan hanya menjadikannya sebagai dokumen referensi saja. Lebih jauh lagi, situasi di lapangan sangat dinamis, sehingga membutuhkan keselarasan di antara berbagai tim yang berinteraksi dengan pemerintah, donor, akademisi, media, dan masyarakat lokal. Perbedaan perspektif dan pemahaman antar kelompok pemangku kepentingan terhadap isu konservasi menjadi tantangan dalam menyampaikan pesan yang konsisten, relevan, dan mudah dipahami di lapangan.

STRATEGI

  • Menemukan celah antara dokumen dan situasi di lapangan, untuk diterjemahkan menjadi rangkaian workshop penguatan kapasitas komunikasi yang bermakna dan efektif bagi seluruh tim program lintas fungsi.
  • Menyusun struktur dan topik bahan ajar, dengan mengombinasikan proporsi yang tepat antara pengetahuan dan praktik agar mudah dipahami peserta
  • Merancang cara penyampaian bahan ajar agar memungkinkan seluruh peserta aktif di sepanjang sesi
  • Memasukkan elemen refleksi dan umpan balik untuk mengukur outout setelah workshop

KELUARAN

  • Meningkatkan pemahaman peserta mengenai keterlibatan pemangku kepentingan dan perencanaan komunikasi yang efektif.
  • Memperkuat kemampuan peserta dalam menyesuaikan pesan untuk pemerintah, audiens yang memiliki pengetahuan khusus, serta masyarakat penerima manfaat program.
  • Meningkatkan kesiapan tim dalam mengimplementasikan strategi komunikasi SERUMPUN Babel secara lebih terstruktur dan konsisten.
  • Membangun kerangka komunikasi bersama yang mendukung keterlibatan pemangku kepentingan dan implementasi program dalam jangka panjang.