TANTANGAN
Meskipun dukungan di dunia digital untuk kesetaraan gender terus berkembang, namun untuk meyakinkan ‘lingkungan pendukung’ terhadap pembagian peran pasangan dalam karir, kepemimpinan, dan urusan domestik – ternyata masih menjadi tantangan. Akar permasalahannya bukanlah pada tingkat kesadartahuan audiens, namun pada nilai budaya yang sudah ditanamkan dan dilakukan turun temurun di dalam keluarga. Dibutuhkan waktu dan keterbukaan pemikiran, agar perubahan dapat terjadi pada generasi selanjutnya.
STRATEGI
- Melakukan studi baseline untuk mengungkap narasi dominan dan titik-titik resistensi, serta menentukan mitra yang akan menjadi agen perubahan.
- Mengembangkan kampanye #BersamaBerperan sebagai gerakan yang relatable dan berakar budaya untuk menormalisasi kesetaraan gender dalam kehidupan sehari-hari milenial urban Indonesia.
- Memobilisasi dan mengorkestrasi 16 mitra, mulai dari influencer dan organisasi gender hingga media nasional, untuk penyampaian pesan yang relevan dan genuine.
- Mengintegrasikan research-to-impact loop, dengan studi endline untuk memvalidasi pergeseran dalam diskursus dan sentimen publik.
KELUARAN
- Kampanye melampaui ekspektasi dengan 36,1 juta views (vs. target 16,8 juta)
- Evaluasi endline mengkonfirmasi peningkatan keterbukaan terhadap pembagian peran domestik dan kepemimpinan yang setara
- Investing in Women mengakui kampanye ini sebagai “model komunikasi inklusif dan advokasi digital kolaboratif” yang membuka sekat-sekat terhadap audiens secara lebih luas









